DLH Ungkap Cairan Kimia yang Banjiri Jalan di Bandung Barat: Soda Api

Sebuah insiden tumpahan cairan kimia terjadi di Jalan Raya Padalarang-Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Setelah melakukan investigasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandung Barat menemukan bahwa cairan yang tumpah adalah caustic soda liquid NaOH-48 persen, yang banyak dikenal sebagai soda api. Informasi ini didapat dari sisa cairan di tangki yang sesuai dengan surat jalan pengemudi. Adi, petugas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) di DLH Bandung Barat, menjelaskan temuannya ketika ditemui di Padalarang.
Kendaraan tangki bermuatan 20 ton dengan nomor polisi D 9475 AF diketahui mengangkut cairan soda api yang diduga milik CV Yasindo Multi Pratama, sebuah perusahaan bahan kimia. Tangki tersebut mengalami kebocoran saat melintasi jalur dari Purwakarta menuju Bandung, tepatnya di sepanjang Cikalongwetan hingga Padalarang.
“Kami berkoordinasi dengan pihak Damkar untuk menangani situasi ini. Sementara proses pemulihan badan jalan, kami juga memperhatikan keamanan karena cairan ini membuat jalanan menjadi licin,” ungkap Adi.
Tumpahan cairan sepanjang lebih dari 8 kilometer telah menyebabkan kerusakan pada bodi kendaraan dan bahkan merusak mesin, membuat banyak kendaraan mogok. Adi menjelaskan bahwa DLH sedang mencampur bahan kimia khusus yang akan disemprot menggunakan mobil pemadam untuk membersihkan sisa-sisa soda api yang masih basah di jalan. “Sebagai tindakan darurat, kami menggunakan detergen untuk mengatasi licinnya jalan. Kemudian ada cairan khusus untuk netralisasi. Semua ini adalah bagian dari upaya tanggap darurat,” kata Adi. Setelah tindakan darurat dilakukan, DLH berencana untuk memanggil pihak perusahaan yang bertanggung jawab atas kebocoran tersebut dan dampak negatifnya. “Sekarang tanggung jawabnya ada di perusahaan. Setiap pelaku usaha harus bertanggung jawab atas dampak dari masalah mereka.